Top Ad 728x90

Saturday, February 18, 2023

CONTOH PROGRAM KERJA EKSTRAKURIKULER JURNALISTIK

by

 CONTOH PROGRAM KERJA PEMBINA EKSTRAKURIKULER JURNALISTIK

TAHUN 2022/2023


Link Download File di paling bawah


PROGRAM KERJA

EKSTRAKURIKULER JURNALISTIK MAN 1 OKU

 








 

 


Penyusun:

 

Ben Ari Sona, S.Pd

NIP. 199002042019031010

 

 

 

 

MAN 1 OGAN KOMERING ULU

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA

KABUPATEN OGAN KOMERING ULU

TP. 2022/2023

---------------------------------------------------------------------------------------------------------

LEMBAR PERSETUJUAN

EKSTRAKURIKULER JURNALISTIK MAN 1 OKU

TP. 2022-2023

 

 

 

Pembina Ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU,

 

 

 

 

 

Ben Ari Sona, S.Pd

NIP. 199002042019031010

 

 

 

 

 

 

Mengetahui,

Koordinator Ekstrakurikuler,

 

 

 

 

 

Iwan Sutiawan, Lc

NIP. 198610112019031004

 

 

 

 

 

 

Menyetujui:

Kepala MAN 1 OKU,

 

 

 

 

 

Muslim Arif, S.Pd., M.Si

NIP. 197002201998031004

 

 

---------------------------------------------------------------------------------------------------------


KATA PENGANTAR




Alhamdulillahirobbil’alamiin, puji dan syukur semata tercurahkan Kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan ridho-Nya, sehingga kami dapat menyusun program ekstrakurikuler jurnalistik MAN 1 OKU tahun pelajaran 2022/2023. Program ekstrakurikuler ini merupakan salah satu bagian dari tanggungjawab Pembina sebagai pendidik dan pembimbing dalam pengembangan bakat peserta didik di sekolah. Sholawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW.

 

Program ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU disusun sebagai pedoman pembina dalam mengelola anggota ekstrakurikuler secara baik dan terarah guna meningkatkan dan menunjang keberhasilan peserta didik dalam menempuh pendidikan di sekolah. Pembina sebagai pembimbing dan pengarah peserta didik atau anggota di sekolah yang diberi tugas untuk mengawasi, membimbing, memotivasi dan mengarahkan dan menyelesaikan masalah peserta didik agar selalu memiliki tanggung jawab untuk belajar. Dengan adanya program kerja ini diharapkan ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU dapat menjadi wadah yang nyaman dan kondusif untuk berlangsungnya proses pengembangan diri anggota.

 

Kami menyadari dengan tersusunnya program kerja ekstrakurikuler ini masih banyak kekurangannya, sehingga kami mengharap kritik dan saran yang konstruktif dari semua pihak agar program kerja ini menjadi sempurna sehingga dapat dijadikan sebagai acuan permanen di dalam upaya peningkatan pengembangan diri peserta didik di ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU

 

Pembina Ekstrakurikuler

Jurnalistik MAN 1 OKU,

 

 

  

 

 

 

DAFTAR ISI

 

Lembar Persetujuan ...……………………………………………………………………….. ii

Kata Pengantar……..…………………………………………………………………………… iii

Daftar Isi ..………………………………………………………………………………………… iv

BAB I

Pendahuluan……………………………………………………………………………………     1

A.    Latar Belakang……………………………………………………………………….    1

B.    Dasar Hukum…………………………………………………………………………    2

C.    Tujuan …………………………………………………………………………………     2

D.   Manfaat ……………………………………………………………………………….     3

E.    Sasaran………………………………………………………………………………..     4

F.    Bidang Pengembangan ………………………………………………………….    5

G.   Peserta ………………………………………………………………………………..     5

BAB II

Pelaksanaan Kegiatan ………………………………………………………………………… 6

A.    Waktu dan Tempat Kegiatan ………….…………………………………………. 6

B.    Pembiayaan Kegiatan ………………………………………..……………………   6

C.    Pengurus Ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU…..……………………… 7

D.   Kualifikasi Anggota.………….………………………………………………………. 7

E.    Tim Peliput…………………….………………………………………………………..  8

F.    Perincian Tugas…………… …………………………………………………………. 9

G.   Bentuk dan Jenis Kegiatan ……………………………………………………….. 11

BAB III

Penutup ……………………………………………………………………………………………. 13

 

 

 

 

 

 

 

 


BAB I

PENDAHULUAN


A. Latar Belakang

Indonesia sebagai negara berkembang semakin dituntut untuk mampu mengikuti dan mengimabangi arus globalisasi dunia. Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia. Kemajuan IPTEK mengharuskan adannya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar mampu bersaing dengan negara-negara lainnya di era globalisasi saat ini. Peningkatan kualitas dan mutu sumber daya manusia tidak dapat dilakukan secara instan, tapi harus diperoleh melalui proses belajar yang berkesinambungan dan berkelanjutan.

 

Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, pendidikan tentu saja mempunyai andil yang sangat besar dalam proses pembentukan karakter calon generasi penerus bangsa. Masa muda adalah masa yang sarat dengan daya imajinasi, masa yang sarat akan daya kreasi, dan masa yang penuh dengan semangat untuk berbuat dan mencoba hal-hal baru. Sikap ini akan tumbuh jika dilakukan serangkaian proses kegiatan kepada siswa yang meliputi pengamatan, penilaian, serta penumbuhan rasa memiliki, dan keterlibatan siswa dalam segala aktivitas di dalam maupun di luar sekolah.

 

Proses pendidikan tidak cukup apabila hanya dilakukan pada proses pembelajaran di dalam kelas. Proses pendidikan di sekolah harus ditunjang dengan adanya kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler secara berimbang, serasi dan proporsional agar terwujud siswa yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, cerdas, terampil, dan kreatif serta memiliki sikap, perilaku, pola pikir, dan keperibadian yang kokoh. Selaras dengan pemikiran tersebut, perlu ditingkatkan intensitas pembinaan terhadap kegiatan kesiswaan melalui ekstrakurikuler sebagai aktualisasi dan optimasi dari ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperoleh siswa dari proses pembelajaran dalam berbagai mata pelajaran atau bidang studi.

 

Kegiatan ekstrakurikuler merupakan wadah pembentukan bakat dan ajang kreativitas peserta didik. Kegiatan ekstrakulikuler adalah salah satu sarana penyaluran kreatifitas peserta didik sebagai upaya untuk mencegah peserta didik terjerumus pada pergaulan yang tidak baik, seperti narkoba dan perkelahian pelajar. Kegiatan ekstrakurikuler ditujukan agar siswa dapat mengembangkan kepribadian, bakat dan kemampuannya di berbagai bidang di luar akademik. Manfaat kegiatan ini sebagai wadah penyaluran hobi, minat, dan bakat para siswa secara positif yang dapat mengasah kemampuan, daya kreativitas, jiwa sportivitas, dan meningkatkan rasa percaya diri. Akan lebih baik apabila peserta didik mampu memberikan prestasi gemilang pada kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan di luar sekolah sehingga dapat mengharumkan nama sekolah.

 

Sebagai manipestasi dari harapan tersebut, ekstrakurikuer Jurnalistik MAN 1 OKU hadir sebagai warna baru di lingkungan MAN 1 OKU.. Para anggota ekstrakurikuler ini melakukan serangkaian kegiatan yang menghasilkan suatu produk jurnalistik sesuai dengan kaidah ilmiah. Ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU merupakan wadah pengembangan bakat dan minat peserta didik dalam dunia jurnalistik. Produk jurnalistik yang dihasilkan seperti artikel berita, foto jurnalistik, video, karya tulis ilmiah, artikel popular, esai, opini, serta pengelolaan website dan media sosial lainnya.

 

Kehadiran ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU diharapkan dapat membantu sekolah dalam melakukan publikasi dan dokumentasi kegiatan-kegiatan di dalam maupun di luar sekolah. Hal ini sesuai dengan filosofi dan semangat lahirnya Jurnalistik MAN 1 OKU untuk menjadi pelopor dalam menyampaikan informasi dan data yang akurat, akuntabel, sistematis, dan terpercaya.

 

Sebagai sebuah organisasi, ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU merupakan bersifat terbuka bagi seluruh peserta didik yang ingin mengembangkan kreativitas, ilmu pengetahuan dan teknologi pada masa kini maupun masa mendatang yang berkaitan dengan dunia jurnalistik dan karya ilmiah. Agar kegiatan ekstrakurikuler ini dapat dilaksanakan secara tertib, rapi, menyeluruh dan professional maka dipandang perlu adanya perencanaan yang diwujudkan dalam sebuah program kerja ekstrakurikuler.

 

Dengan tersusunnya program kerja tersebut diharapkan kepala madrasah, pembina, guru pembimbing dan tenaga kependidikan lainnya, pengurus komite sekolah dan anggotanya, dan seluruh peserta didik dapat memahami tentang pengertian, tujuan, jenis dan bentuk kegiatan, serta cara pengelolaan pengembangan diri melalui ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU.

 

 

B. Dasar Hukum

  1. Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  2. Peraturan Pemerintah Republik Indonseia nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
  3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 34 Tahun 2006, tentang Pembinaan Prestasi Peserta Didik.
  4. Peraturan Menteri Pendidikan nasional Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan.
  5. Keputusan Kepala Madrasah Nomor 03.A/Ma.06.15.01/PP.00.6/7/2022

 

C. Tujuan

 

Secara umum, ekstrakulikuler Jurnalistik MAN 1 OKU memiliki tujuan untuk meningkatkan kreatifitas, pengalaman, dan disipin, serta daya juang siswa dalam menguasai dan mengimbangi perkembangan IPTEK untuk dapat bersaing pada era globalisasi.

 

Selain itu, Jurnalistik MAN 1 OKU juga memiliki tujuan khusus, yaitu sebagai berikut:

 

  1. Mengoptimalkan peran sekolah sebagai institusi pendidikan dan pengembangan bakat siswa.
  2. Memperdalam dan memperluas pengetahuan siswa, mengenal hubungan antara berbagai mata pelajaran, menyalurkan bakat dan minat, serta melengkapi upaya pembinaan manusia seutuhnya.
  3. Merangsang ketertarikan siswa untuk telibat dalam aktualisasi sikap-sikap jurnalis, proses-proses jurnalistik dan pembuatan produk jurnalistik sesuai dengan kaidah ilmiah.
  4. Meningkatkan kemampuan dan kreatifitas siswa dalam bidang jurnalistik
  5. Meningkatkan rasa ingin tahu siswa dalam usaha mengadaptaptasi, menggunakan, dan memanfaatkan, serta mengikuti perkembangan IPTEK.
  6. Meningkatkan kesadaran, disiplin, dan daya juang untuk memiliki dan menguasai IPTEK.
  7. Merangsang siswa untuk mengimplementasikan metode, teknik, serta prosedur jurnalistik.
  8. Mengembangkan sikap ilmiah, kejujuran, dan memecahkan gejala sosial melalui pendekatan jurnalistik.
  9. Sebagai pelopor dalam menyampaikan informasi dan data terkait dengan kegiatan-kegiatan di dalam maupun di luar sekolah.

 

D. Manfaat

 

Adapun manfaat yang diharapkan dari adanya ekstrakulikuer Jurnalistik MAN 1 OKU adalah sebagai berikut:

 

1. Manfaat untuk Siswa

  • Membangkitkan rasa keingintahuan terhadap fenomena sosial yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Meningkatkan kemampuan berpikir terhadap gejala sosial melalui pendekatan jurnalistik.
  • Meningkatkan kreativitas yang menumbuhkan kemampuan berkreasi dan daya kritis.
  • Menambah wawasan mengenai dunia jurnalistik dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Meningkatkan keterampilan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya bidang jurnalistik.
  • Meningkatkan minat membaca dan menulis tentang hal-hal yang berkaitan dengan pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang jurnalistik.
  • Memperluas wawasan dan kemampuan komunikasi melalui pengalaman diskusi, peliputan, dan publikasi ilmiah.
  • Memperkenalkan cara-cara berorganisasi secara formal.
  • Sebagai wahana untuk menempa kedewasaan sikap dan kepribadian.

 

 

2. Manfaat untuk Guru

  • Menambah wawasan ilmu pengetahuan secara luas, khususnya di bidang jurnalistik.
  • Menambah pengetahuan dalam menunjang kegiatan belajar-mengajar di sekolah.
  • Meningkatkan minat membaca dan menulis serta rasa keingintahuan tentang ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang jurnalistik.
  • Mengenal perkembangan sikap dan kepribadian siswa lebih mendalam.
  • Meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup.

3. Manfaat untuk Sekolah

  • Memberikan nilai tambah dan keunggulan kompetitif bagi sekolah.
  • Meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan dan pengembangan sekolah.
  • Memperluas hubungan kerjasama dengan instansi lainnya.
  • Meningkatkan situasi dan kondisi sekolah yang kondusif dalam belajar
  • Menambah fungsi sekolah sebagai tempat pengembangan riset atau penelitian
  • Mempermudah kerja sekolah dalam hal publikasi dan dokumentasi

4. Manfaat untuk Masyarakat

  • Meningkatkan sikap berdaya kritis dan terbuka terhadap permasalahan yang terjadi di lingkungannnya
  • Membantu memberikan alternatif penyelesaian beberapa persoalan sosial budaya, seperti kenakalan remaja, dekadensi moral, dan lain-lain melalui peblikasi ilmiah dengan pendekatan jurnalistik
  • Membangun dan meningkatkan kesadaran bahwa kemajuan bangsa dapat dicapai melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dan publikasi yang benar.
  • Meningkatkan kesadaran akan pentingnya Pendidikan

E. Sasaran

 

Sasaran dari diadakannya kegiatan ekstrakulikuler Jurnalistik MAN 1 OKU adalah:

  1. Membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab.
  2. Membentuk kepribadian yang humanistis dan peduli terhadap lingkungan alam dan lingkungan sosial.
  3. Menumbuhkan kreativitas dan motivasi untuk berprestasi.
  4. Menumbuhkan kerjasamadan kebersamaan.
  5. Menumbuhkan sikap kritis pada siswa.
  6. Membangun semangat peserta didik untuk bekerja dengan baik dan berhasil.
  7. Menciptakan suasana yang disukai dan menggembirakan peserta didik.

 

F. Bidang Pengembangan

 

Adapun rencana pengembangan dalam bidang ekstrakulikuler Jurnalistik MAN 1 OKU adalah sebagai berikut:

  1. Bidang Keagamaan
  2. Bidang Pendidikan
  3. Bidang Kekaryaan
  4. Bidang Forum Dalam dan Luar Sekolah

 

G. Peserta

 

Peserta yang menjadi anggota ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU adalah siswa-siswi MAN 1 OKU dan warga madrasah yang mempunyai minat dan bakat pada bidang jurnalistik.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PELAKSANAAN KEGIATAN

 

A. Waktu dan Tempat Kegiatan

 

Adapun waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan ekstrakulikuler Jurnalistik MAN 1 OKU bersifat fleksibel. Kegiatan rutin dilaksanakan setiap hari Jumat pukul 13.30 s.d. 15.30 WIB, bertempat di MAN 1 OKU.

 

B. Pembiayaan Kegiatan

 

Untuk membiayai pelaksanaan pelatihan dan pembinaan ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU berasal dari dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) MAN 1 OKU sebagai pihak penanggung jawab program ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU. Sementara untuk membiayai perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan, berasal dari pengumpulan uang kas dari peserta didik dan biaya mandiri dari peserta didik yang bersangkutan, serta fasilitas yang disediakan oleh pihak sekolah.

 

Adapun rincian kegiatan dan pembiayaan pada setiap kegiatan dalam satu tahun kegiatan sebagai berikut:

 

No

Nama Kegiatan

Waktu

Tempat

Biaya

Ket

1

Latihan Rutin Mingguan

Setiap Hari Jumat

Pukul 14.30 s.d 16.30 WIB

MAN 1 OKU

-

2

MAN 1 News

-   Senin-Kamis (pengumpulan berita)

-   Jumat (syuting)

-   Sabtu (editing)

-   Minggu (tayang)

Di dalam dan di luar madrasah

Menyesuaikan

3

Report in Aja

(program liputan luar madrasah)

Setiap 2 Bulan sekali

Menyesuaikan

± Rp. 1.000.000

4

Artikel dan Update Sosial Media

Menyesuaikan

Menyesuaikan

-

 

4

Lomba-lomba

Menyesuaikan

Menyesuaikan

Menyesuaikan

 

 

 

 

 

 

 

 

C. Pengurus Ekstrakulikuler Jurnalistik MAN 1 OKU

  1. Pembina/Pelatih                                          : Ben Ari Sona, S.Pd
  2. Ketua                                                              : Jazna Asla
  3. Wakil Ketua                                                   : Nabiilah Nurrahmah Fairi
  4. Sekretaris                                                      : Rizal Setia Putra
  5. Wakil Sekretaris                                           : M. Izzat Asfari
  6. Bendahara                                                    : Santika Rosiqotun Ni’mah
  7. Wakil Bendahara                                         : Rizka Okta Nafiu
  8. Anggota                                                         : Seluruh anggota

D. Kualifikasi Anggota

 

1. Tim Kreatif :

  • Gali Raka Siwi
  • Bardan Akbar
  • Nabiilah Nurrahmah Fairi
  • Gevira Wina
  • Rachel Intani Sari
  • Jazna Asla
  • Salsabila
  • Rizal Setia Putra

2. Fotografer dan Videografer :

  • Suci Okta Sari
  • M. Izzat Asfari
  • Syakirah Bunga Lestari
  • Fatma Azzahra
  • Tive Nugraha
  • Refha Alya Santri
  • Yuni Marhamah

3. Editor:

  • Rizka Okta Nafiu
  • Haniyah Ramadhani
  • Marita Arsylia
  • Haikel Jona Pratama
  • Syifa Amanda
  • Friska Amelia
  • Anggi Tiara Putri Simanjuntak
  • Nabiilah Nurrahmah Fairi

4. Reporter:

  • Alya Rizki Naya
  • Santika Rosiqotun Ni’mah
  • Ajwa Roesy Annisa
  • Kurniati Lestari
  • Riety Amelia Ulga

5. Desain Grafis:

  • Jazna Asla
  • Rizal Setia Putra

6. Audio:

  • M. Tri Bhagas Alamlah
  • Diah Nabila
  • Kesya
  • Reggina Pebiolantika
  • Vamelia Gita Yuranda
  • Aisyah Tsabita Zothi
  • Zafira Auliah

 

E. Tim Peliput

  1. Tim 1

·         Ajwa Roesy Annisa/ Reporter

·         Kurniati Lestari / Reporter

·         Haniyah Ramadhani / Editor

·         Marita Arsylia / Editor

·         M. Izzat Asfari / Video/Fotografer

·         Suci Okta Sari/ Video/Fotographer

·         M. Tri Bhagas Alamlah / Audio

·         Kesya / Audio

·         Bardan Akbar / Kreatif

·         Gevira Wina / Kreatif

·         (Reporter tambahan: Gali Raka Siwi, Tive Nugraha)

  1. Tim 2

·         Alya Rizki Naya / Reporter

·         Riety Amelia Ulga/ Reporter

·         Haikel Jona Pratama/ Editor

·         Syifa Amanda/ Editor

·         Syakirah Bunga Lestari / Video/Fotographer

·         Fatma Azzahra / Video/Fotographer

·         Diah Nabila / Audio

·         Reggina Pebiolantika / Audio

·         Gali Raka Siwi / Kreatif

·         Rachel Intani Sari / Kreatif

·         (Reporter Tambahan: M. Tri Bhagas Alamlah, Bardan Akbar)

 

  1. Tim 3

·         Santika Rosiqotun Ni’mah / Reporter

·         Ajwa Roesy Annisa / Reporter

·         Rizka Okta Nafiu / Editor

·         Friska Amelia / Editor

·         Suci Okta Sari / Video/Fotographer

·         Yuni Marhamah / Video/Fotographer

·         Kesya /Audio

·         Vamelia Gita Yuranda / Audio

·         Jazna Asla / Kreatif

·         Salsabila / Kreatif

·         (Reporter Tambahan: Haikel Jona Pratama, M.Bhagas Alamlah)

  1. Tim 4

·         Alya Rizki Naya / Reporter

·         Santika Rosiqotun Ni’Mah / Reporter

·         Nabiilah Nurrahmah Fairi / Editor

·         Anggi Tiara Putri Simanjuntak / Editor

·         Tive Nugraha / Video/Fotographer

·         Refha Alya Santri / Videe/Fotographer

·         Aisyah Tsabita Zothi / Audio

·         Zafira Auliah / Audio

·         Rizal Setia Putra/ Kreatif

·         Gevira Wina / Kreatif

·         (Reporter Tambahan: M Izzat Asfari, Rizal Setia Putra)

F. Perincian Tugas

 

1. Pembina:

  • Bertanggung jawab mengendalikan jalannya kegiatan ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU .
  • Mengontrol kehadiran peserta didik anggota ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU  agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik.
  • Membuat rencana program kegiatan jangka pendek dan jangka panjang selama 1 tahun dan mengkoordinasikannya dengan seluruh anggota ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU .
  • Menentukan target-target yang akan dicapai dalam satu tahun.
  • Menentukan jadwal kegiatan yang bersifat tidak rutin.
  • Mengadakan evaluasi internal melaporkannya kepada wakasek kesiswaan dan kepada koordinator ekstrakurikuler.
  • Memberikan latihan secara baik dan benar sesuai dengan bidangnya.
  • Mengenal peserta didik dan menjaga hubungan emosional dan keakraban dengan peserta didik anggota dalam kepengurusan dan kegiatan ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU  sesuai dengan norma dan kaidah yang berlaku.
  • Bertanggung jawab penuh terhadap anak didiknya.
  • Koordinasi dengan Waka kesiswaan dan koordinator ekstrakurikuler dalam hal pengadaan perlengkapan dan pembiayaan lainnya yang dibutuhkan oleh anggota ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU .

 

2. Ketua:

  • Bertanggung jawab atas semua kegiatan, baik latihan yang bersifat rutin ataupun latihan berkala.
  • Bersama-sama pengurus dan anggota menyusun program kerja ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU .
  • Menyusun jadwal latihan rutin bersama pengurus dan anggota ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU  lainnya.

3. Wakil Ketua:

  • Membantu ketua dalam penyusunan dan pelaksanaan program kerja yang telah direncanakan.
  • Menggantikan tugas ketua apabila ketua berhalangan hadir.

 

4. Sekretaris:

  • Membuat catatan-catatan mengenai jalannya rapat dan atau kejadian-kejadian yang perlu penanganan khusus/ temuan-temuan khusus.
  • Menyusun konsep surat-surat yang berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU .
  • Membantu ketua dalam mengkoordinir anggota ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU .
  • Membuat program kerja, proposal dan laporan evaluasi dari setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU .
  • Mendata kehadiran peserta ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU  setiap pelaksanaan kegiatan baik latihan rutin, atau kegiatan berkala.

5. Wakil Sekretaris:

  • Membantu sekretaris dalam melaksanakan tugasnya.

6. Bendahara:

  • Bersama-sama dengan ketua menyusun program keuangan.
  • Mengkoordinir dan mengumpulkan uang kas ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU .
  • Mengatur penggunaan keuangan sesuai dengan mata anggaran yang telah ditetapkan.
  • Membuat laporan penggunaan keuangan kepada Pembina setelah dikonsultasikan dengan Ketua.

7. Wakil Bendahara

  • Membantu bendahara dalam melaksanakan tugasnya.

8. Ketua Bidang:

  • Mengkoordinir anggota divisi
  • Menampung ide, saran dan kritik terhadap rencana kegiatan
  • Bertanggungjawab atas pelaksanaan rencana dan program kerja bidangnya

9. Anggota:

  • Mempersiapkan pelaksanaan kegiatan latihan rutin dan kegiatan berkala.
  • Melaksanakan kegiatan latihan rutin dan kegiatan berkala.

 

G. Bentuk dan Jenis Kegiatan

 

Kegiatan ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU  pada prinsipnya harus tidak mengganggu kegiatan akademik dan diharapkan menuju pada profesionalisme. Kegiatan yang dilakukan merupakan bentuk pembinaan dan pengembangan potensi dan kemampuan siswa dalam jurnalistik. Adapun yang menjadi dasar acuan dari pembuatan program kerja ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU  masa bhakti 2022/2023 adalah Visi dan Misi MAN 1 OKU, terutama pada poin meningkatkan prestasi akademik dan non akademik, meningkatkan kemampuan penguasaan IPTEK.

Adapun jenis kegiatan dari Jurnalistik MAN 1 OKU  adalah sebagai berikut:

 

1. Kegiatan Intern

 

Kegiatan yang telah diprogramkan dan direncanakan oleh Jurnalistik MAN 1 OKU, baik itu kegiatan yang bersifat rutin seperti latihan mingguan, program liputan dan publikasi, liputan luar madrasah, maupun kegiatan yang bersifat kondisional yakni mengikuti kompetisi. Jenis materi latihan bersifat fleksibel, disesuaikan dengan kebutuhan dan rencana yang telah disepakati.

 

Program Kerja Organisasi

 

1.Sosialisasi dan perekrutan anggota Organisasi Jurnalistik MAN 1 OKU

2. Musyawarah Kerja Organisasi Jurnalistik MAN 1 OKU

·       Pembubaran pengurus lama dan pembentukan pengurus Baru

·       Pembekalan anggota Jurnalistik MAN 1 OKU

·       Pembahasan Program Kerja Jurnalistik MAN 1 OKU

3. Peliputan dan publikasi rutin melalui media offline dan online

4. Lomba Jurnalistik

5. Ikut serta dalam memperingati hari-hari besar Islam

6. Melaksanakan Bedah Buku

7. Pengisian Rubrik Jurnalistik

8. Melaksanakan perekrutan anggota baru

9. Melaksanakan pengukuhan dan pembagian atribut Jurnalistik MAN 1 OKU

10. Melaksanakan pertemuan/latihan mingguan

12. Pelatihan dan penulisan karya ilmiah dan kejurnalistikan

13. Liputan di luar madrasah

14. Bekerjasama dengan organisasi ektrakurikuler lainnya

15. Kegiatan Bakti sosial

16. Pelatihan pengelolaan website dan sosial media lainnya

17. Pembuatan desain grafis dan/atau pamphlet

18. Update Grup Sosial Media dan Blog/Website.

 

2. Kegiatan Ekstern

 

Kegiatan ekstern yang bersifat partisipan dengan mengikuti kegiatan yang bersifat undangan yang diselenggarakan oleh Kabupaten Ogan Komering Ulu dan Sekolah atau Organisasi lainnya. Serta persiapan mengikuti lomba tingkat Kabupaten,Provinsi maupun Nasional.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

Ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU  merupakan salah satu bidang ekstrakurikuler dan pengembangan diri yang ada di MAN 1 OKU. Tujuan dibentuknya ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU  itu sendiri adalah sebagai suatu wadah untuk menampung, mengapresiasikan, mengembangkan dan menyalurkan segala potensi dan kemampuan yang dimiliki oleh peserta didik sebagai usaha untuk meningkatkan kreatifitas, pengalaman, dan disiplin, serta daya juang siswa dalam menguasai dan mengimbangi perkembangan IPTEK untuk dapat bersaing pada era globalisasi.

 

Oleh karena itu, program kegiatan ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 OKU  yang telah disusun dan direncanakan diharapkan dapat menjadi bahan acuan dalam pelaksanaan kegiatan dan penyusunan program kerja mendatang. Besar harapan kami agar program kerja yang telah disusun dan direncanakan ini mendapatkan dukungan dari segi materi ataupun non materi dari berbagai pihak sehingga program kerja yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan hasil yang diharapkan. Semoga Allah SWT selalu memberikan rahmat dan petunjuk-Nya, serta selalu memberikan kelancaran dalam setiap pelaksanaan program yang telah disusun dan direncanakan ini sehingga dapat terlaksana serta berjalan dengan baik dan lancar serta memberi manfaat pada kita semua. Aamiin.

 

 DOWNLOAD FILE KLIK DISINI

 

 

 


Saturday, July 30, 2022

CONTOH PROGRAM KERJA WALI KELAS MADRASAH ALIYAH

by


Assalamualaikum Wr. Wb

Bapak Ibu guru yang kebetulan di tempat asal mengajarnya ditunjuk menjadi wali kelas, tentunya harus menyiapkan Program Kerja Wali Kelas. Berikut contoh Program Kerja Wali Kelas pada Guru Madrasah Aliyah yang bisa Bapak Ibu Guru Download secara GRATIS. 

Link Download tersedia diakhir halaman dengan mengKLIK tombol Download.  

Semoga Bermanfaat.

Salam Kacamata Besar

















Klik disini :



Cara Mendownload :

1. Klik Tombol Download diatas

2. Setelah halaman File Spreadsheet Google Docs terbuka, 

Pilih Download > Microsoft Word (.docx) 

3. File Otomatis akan tersimpan



Monday, July 24, 2017

Materi Pembelajaran Penjas Kelas X Semester 1 Bab 1

by
Hai People's,
Salam Olahraga, Salam Kacamata Besar

Kali ini saya ingin membagikan sedikit rangkuman tentang materi pembelajaran mata pelajaran Penjas kelas X semester 1. Check This Out !!!

BAB I
AKTIVITAS PERMAINAN BOLA BESAR


A. SEPAK BOLA


Permainan Sepak bola adalah permainan yang dimainkan oleh dua tim berlawanan dan masing-masing tim terdiri dari 11 orang pemain dengan cara menendang bola, menggiring bola, menyundul bola, mengumpan bola, serta menangkap bola (hanya untuk kiper) yang bertujuan memasukkan bola sebanyak-banyaknya ke gawang lawan dan mencegah gawang sendiri agar tidak kebobolan.

1. Sejarah Singkat
Permainan sepak bola berasal dari negara Inggris. Pada tanggal 26 Oktober 1836 berdiri organisasi sepak bola yang bernama Foot Ball Association yang disingkat FBA. Federasi sepak bola dunia, yaitu Federation International The Football Association, disingkat FIFA dibentuk pada tanggal 21 Mei 1904 yang diketuai oleh Guirin.
Bangsa indonesia mengenal permainan sepak bola dari bangsa belanda. Pada tanggal 19 April 1930 di Yogyakarta, dibentuk persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia, disingkat PSSI yang diketuai oleh Mr. Soeratin Sosro Soegondo, yang dikenal sebagai bapak pelopor sepak bola Indonesia.

2. Teknik-teknik dasar sepak bola
Teknik dasar sepak bola terdiri atas bermacam-macam gerakan. Skill atau ketrampilan seseorang dalam memainkan si kulit bundar sangatlah dibutuhkan dalam suatu pertandingan yang berkualitas. Teknik dasar permainan sepak bila dapat dibedakan sebagai berikut:
a. Teknik tanpa bola (teknik badan)
Teknik badan adalah cara pemain menguasai gerak tubuhnya dalam permainan, yang menyangkut cara berlari, cara melompat, dan cara gerak tipu badan.
b. Teknik dengan bola
Beberapa teknik yang menggunakan bola:
1). Teknik menendang bola (passing)
Menendang bola merupakan faktor terpenting dan utama dalam permainan sepak bola. Untuk menjadi seorang pemain sepak bola yang sempurna, perlulah pemain mengembangkan kemahirannya menendang dengan menggunakan kedua belah kakinya. Sebenarnya menendang adalah seni. Teknik ini memerlukan kemampuan mengukur jarak dan arah. Oleh karena itu, seorang pemain yang hendak menendang bola harus dapat mengukur sejauh manakah tendangannya dapat dicapai dan kearah manakah bola itu hendak dituju.
Pemain sepak bola harus mampu melakukan gerakan menendang bola dengan baik dan benar sesuai dengan fungsi atau bagaian kaki yang akan digunakan. Pada dasarnya cara menendang bola dapat dibedakan menjadi empat yaitu:
a). teknik menendang bola dengan kaki bagian dalam.
b). teknik menendang bola dengan punggung kaki.
c). teknik menendang dengan punggung kaki bagian dalam
d). teknik menendang dengan punggung kaki bagian luar.
2). Teknik menahan bola (kontrol)
Mengontrol bola adalah upaya untuk menguasai bola sebelum bola dihentikan oleh kaki. Dalam upaya mengontrol bola pemain harus dalam kondisi siap dengan pengaman yang tepat agar dapat menguasai bola sepenuhnya. Setelah bola tersebut terkontrol dengan baik, bola baru dihentikan.
Menghentikan bola dapat dilakukan dengan cara:
a). menghentikan bola dengan telapak kaki.
b). menghentikan bola dengan punggung kaki.
c). menghentikan bola dengan dada.
d). menghentikan bola dengan paha.
e). menghentikan bola dengan perut
f). menghentikan bola dengan kepala
3). Teknik menggiring bola (drible)
Menggiring bola adalah suatu gerakan membawa bola dengan menggunakan kaki untuk menuju daerah pertahanan lawan dan untuk mengelak dari penjagaan lawan. Ada beberapa cara menggiring bola yaitu:
a). menggiring bola dengan kaki bagian dalam.
b). menggiring bola dengan kaki bagian luar.
c). menggiring bola dengan punggung kaki.

3. Peraturan Permainan Sepak Bola
a. Jumlah dan Perlengkapan Pemain
1) Pertandingan dimainkan dua regu yang masing-masing terdiri atas 11 pemain.
2) Pergantian pemain maksimal 3 orang dari satu pertandingan.
3) Pemain dapat bertukar posisi dengan penjaga gawang asalkan mendapat persetujuan wasit sewaktu pertandingan sedang berhenti atau bola mati.
4) Setiap regu dipimpin oleh seorang kapten.
b. Durasi pertandingan
Pertandingan berlangsung 2 x 45 menit diselingi waktu istirahat 15 menit.
Durasi pertandingan tidak dihitung dalam kasus:
1) Pergantian pemain.
2) Pemain cidera dan harus dibawa ke luar lapangan.
3) Kasus lainnya.
c. Lapangan Permainan dan Bola
1) Lapangan permainan berbentuk persegi panjang.
2) Dengan panjang minimal 90 meter dan maksimal 120 meter.
3) Dengan lebar minimal 45 meter dan maksimal 90 meter.
4) Lapangan standart Internasional:
a) Panjang minimal 100 meter dan maksimal 120 meter.
b) Lebar minimal 64 meter dan maksimal 75 meter.
5) Lebar daerah kiper 16,5 meter dan panjang 40,32 meter.
6) Tinggi gawang 2,44 meter dan lebar gawang 7,32 meter.
7) Jarak titik pinalty 11 meter.
8) Diameter lingkaran tengah lapangan 9,15 meter.
9) Bentuk dan ukuran bola:
a) Bentuk bulat.
b) Terbuat dari kulit atau jenis lainnya yang sesuai.
c) Garis lingkar tidak lebih dari 70 cm,dan minimal 68 cm.
d) Berat tidak lebih dari 450 gram dan tidak kurang dari 410 gram pada saat pertandingan dimulai.
e) Tekanan bola antara 0,6-1,1 atmosfer (600-1100 g/cm²).




Gambar Lapangan Sepak Bola

B. BOLA VOLLY
1. Sejarah dan Pengertian Bola Volly
Permainan bola voli diciptakan oleh William C. Morgan LA. Ia seorang guru pendidikan jasmani Young Man Christians Association (YMCA) yang bertempat di Massachusset Amerika pada tahun 1895.
Awal perkembangan bola voli adalah ketika berlangsungnya perang dunia pertama, hingga menyebar ke seluruh dunia. Terutama dibelahan benua eropa. Bangsa Indonesia mengenal permainan bola voli pada waktu penjajahan. Perkembangannya cukup pesat hingga muncullah perkumpulan bola voli di kota-kota besar seperti surabaya, memiliki (IVOS), Bandung (ILOBA), dan Jakarta (Peruji).
Pada tahun 1948 dibentuk organisasi bola voli dunia yang diberi nama International Volley Ball Federation (IVBF). Sedangkan di indonesia dinamakan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) yang dibentuk tahun 1955.
Permainan bola voli merupakan permainan beregu menggunakan bola besar yang dimainkan oleh dua regu saling berhadapan,masing-masing regu 6 orang. Setiap regu diperbolehkan memainkan bola didaerah pertahanannya sebanyak-banyaknya tiga kali pukulan. Tiap regu berusaha menempatkan bola didaerah lawan agar mendapat angka (point). Regu yang pertama mencapai angka 25 adalah regu yang menang.

2. Teknik Dasar Bola Volly
Teknik dalam permainan bola voly dapat diartikan sebagai cara memainkan bola dengan efesien dan efektif sesuai dengan peraturan permainan yang berlaku untuk mencapai suatu hasil yang optimal.
Tujuan permainan bola volly adalah memperagakan teknik dan taktik memainkan bola dilapangan untuk meraih kemenangan dalam setiap pertandingan. Teknik dasar memainkan bola volly yang harus ditingkatkan ketrampilannya adalah passing atas, passing bawah, smash/spike, servis, dan bendungan (block).
a. Gerak Dasar Tanpa Bola
Gerak dasar lokomotif yang menjadi landasan bagi pelaksanaan teknik dasar bola volly antara lain; gerak dasar bergerak maju, gerak dasar bergerak mundur, gerak dasar bergerak kesamping kiri/kanan, dan gerak dasar melompat.
b. Gerak Dasar Dengan Bola
Gerak dasar tanpa bola dan dengan bola, pada dasarnya merupakan satu kesatuan dalam satu rangkaian gerakan. Gerak dasar tanpa bola dilaksanakan sebagai persiapan untuk melakukan gerak dasar dengan bola. Gerak dasar dengan bola meliputi servis, oper (passing), umpan (set-up), smash (spike), dan bendungan (block).
1) Servis
Servis adalah tindakan memukul bola oleh seorang pemain belakang yang dilakukan dari daerah servis langsung ke lapangan lawan. Servis merupakan aksi untuk memasukkan bola ke dalam permainan. Keberhasilan suatu servis tergantung pada kecepatan bola, jalan dan perputaran bola serta penempatan bola ke tempat kosong. Macam-macam jenis servis:
a) Servis bawah
Cara melakukan servis bawah:
i. berdiri dibelakang garis lapangan.
ii. Bola dipegang dengan tangan kiri.
iii. Saat bola pada ketinggian pinggang lalu dipukul.
iv. Setelah memukul bola langsung masuk ke lapangan.
b) Servis Mengapung (floating overhand service)
Floating service adalah jenis servis yang jalannya bola dari hasil pukulan servis itu mengandung putaran (bola berjalan mengapung atau mengambang).
Cara melakukan:
i. Berdiri didaerah servis mengadap ke lapangan.
ii. Kakikiri didepan dan kaki kanan dibelakang.
iii. Bola dilambungkan didepan atas lebih tinggi dari pada kepala.
iv. Tangan kanan segera memukul bola pada bagian tengah belakang.
c) Overhand round-house service
Cara melakukan:
i. Berdiri menyamping net
ii. Posisi kedua kaki sejajar
iii. Tangan kiri memegang bola didepan badan
iv. Tangan kanan yang akan memukul bola menggenggam
v. Langkahkan kaki kiri kesamping
vi. Lambungkan bola didepan pundak kiri
vii. Kemudian ayunkan lengan kanan dengan gerakmelingkar ke arah bola sambil memindahkan berat badan ke kaki kiri.
d) Servis dengan melompat (jumping service)
Cara melakukan:
i. Berdiri di daerah servis dekat garis belakang menghadap ke net
ii. Kedua tangan memegang bola
iii. Lambungkan bola setinggi lebih kurang 3 meter agak didepan badan
iv. Kemudian badan merendah dengan menekuk lutut untuk awalan melompat setinggi mungkin, lalu bola dipukul sekeras mungkin seperti gerakan smash
v. Lecutkan pergelangan tangan secepat-cepatnya, sehingga menghasilkan pukulan tospin yang tinggi agar bola secepat mungkin turun ke daerah lapangan lawan.
2) Passing
Passing dalam permainan bola volly adalah suatu usaha atau upaya seorang pemain bola volly dengan cara menggunakan suatu teknik tertentu yang tujuannya adalah untuk mengoperkan bola yang dimainkannya itu kepada teman seregunya untuk dimainkan dilapangan sendiri.
Macam-macam passing:
a) Passing bawah
b) Passing atas
3) Mengumpan (set-up)
Mengumpan adalah suatu usaha ataupun upaya seorang pemain bola volly dengan cara menggunakan suatu teknik tertentu yang tujuannya untuk menyajikan bola yang dimainkannya kepada teman seregunya yang selanjutnya dapat melakukan serangan (smash) terhadap regu lawan.
Umpan yang baik harus memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut:
a) Bola harus melambung dengan tenang di daerah serang dilapangan sendiri.
b) Bola harus berada diatas jaring dengan ketinggian yang cukup agar dapat di smash oleh smasher.

3. Bentuk Lapangan, Ukuran dan Bola:
1. Bentuk lapangan persegi panjang.
2. Dengan panjang 18 meter, dan lebar 9 meter.
3. Garis depan/serang 3 meter.

4. Tinggi net:
a. Untuk putra : 2,43 meter.
b. Untuk putri : 2,24 meter.
5. Bola:
a. Bahan terbuat dari kulit.
b. Keliling : 64-67 cm.
c. Berat : 200-280 gram.
d. Tekanan : 294,3-318,82 hpa.

Regu
1. Komposisi dan registrasi
a. Satu regu terdiri maksimal 12 pemain, (yang berada didalam lapangan 6 pemain) seorang pelatih, seorang asisten pelatih,seorang trainer, dan seorang dokter medis.
b. Keabsahan pemain
1) Setiap regu berhak mendaftarkan satu pemain khusus bertahan (defensive player) “libero” antara 12 pemain yang terdaftar.
2) Pemain libero harus terdaftar pada lembaran angka, dan di belakang namanya harus ditulis huruf ”L”.
3) Hanya pemain yang terdaftar pada lembaran angka yang boleh ikut serta dalam pertandingan.
4) Setelah kapten regu dan pelatih menandatangani lembaran angka,maka para pemain yang telah terdaftar tidak boleh diganti.

Perlengkapan Para Pemain
1. Perlengkapan
a. Perlengkapan pemain terdiri dari baju, celana pendek, dan sepatu olahraga.
b. Baju, celana pendek dan kaos kaki harus seragam, bersih dan berwarna sama untuk satu regu, kecuali untuk pemain libero.
c. Sepatu harus ringan dan lentur dengan sol dari karet atau kulit tanpa hak.
d. Nomor baju:
1) Baju pemain harus bernomor dari 1 sampai dengan 18.
2) Nomor harus ditempatkan pada tengah depan dan belakang.
3) Nomor harus berwarna kontras dengan baju, berukuran 15 cm pada bagian dada dan 20 cm pada bagian punggung. Lebar garis yang membentuk nomor minimal 2 cm.
Hak dan tanggung jawab pemain
1. Tanggung jawab pokok
a. Pemain harus mengetahui peraturan permainan dan mematuhinya.
b. Pemain harus menerima keputusan-keputusan wasit dengan perilaku sportif tanpa membantah.
c. Pemain harus memiliki rasa hormat dan sopan (fair play) kepada semua perangakat pertandingan, lawan maupun penonton.
d. Pemain dilarang melakukan kegiatan atau sikap yang bertujuan mempengaruhi keputusan wasit atau menutupi kesalahan regunya.
e. Pemain dilarang melakukan kegiatan yang bertujuan untuk memperlambat permainan.
f. Baik kapten regu maupun pelatih bertanggung jawab atas tingkah laku dan disiplin anggota regunya.

2. Kapten tim
a. Sebelum pertandingan, kapten regu:
1) Menandatangani lembaran angka.
2) Mewakili regunya dalamundian.
b. Selama pertandingan, saat kapten regu berada di lapangan berfungsi sebagai kapten permainan. Kapten permainan itu berhak untuk bicara dengan wasit sewaktu bola diluar permainan untuk meminta:
1) Penjelasan tentang penafsiran dari penerapan peraturan. Dia juga dapat menyampaikan usul atau pernyataan seregunya kepada wasit yang bersangkutan.
2) Hak untuk:
a) Menggunakan seragam atau perlengkapan.
b) Menjelaskan posisiregunya.
c) Mengecek lantai,net, bola dan sebagainya.
3) Penghentian permainan secara resmi.
c. Pada akhir suatu pertandingan
1) Kapten regu berterima kasih kepada wasit dan menandatangani lembaran angka untuk mengesahkan pertandingan.
2) Jika sebelumnya dan tidak sepaham dengan penjelasan wasit pertama, maka dia boleh memperkuatnya dengan proses tertulis pada lembaran angka.

 Gambar Lapangan Voli

C. BOLA BASKET
1. Sejarah dan Pengertian Bola Basket
Permainan bola basket diciptakan oleh James A. Naismith pada tahun 1897. dengan perkembangan bola basket yang cukup pesat maka pada tahun 1924 permainan bola basket pertama kali dipertandingakan pada Alum Made di Paris Prancis. Federation International De Basketball Amateur (FIBA) dibentuk pada tahun 1932.
Permainan bola basket masuk ke Indonesia dibawa oleh para perantau dari china setelah perang dunia ke dua. Permainan ini dipertandingkan pada PON ke-1 tahun 1948 di Solo. Organisasi bola basket di Indonesia dinamakan Persatuan Bola Basket Indonesia (Perbasi) yang didirikan pada tanggal 23 Oktober 1952.

Bola basket adalah suatu permainan yang dimainkan oleh dua regu yang masing-masing regu terdiri atas 5 orang pemain. Jenis permainan inii bertujuan untuk mencari nilai/angka sebanyak-banyaknya dengan cara memasukkan bola ke basket lawan dan mencegah lawan untuk mendapatkan nilai. Dalam memainkan bola, pemain dapat mendorong bola, memukul bola dengan telapak tangan terbuka, melemparkan atau menggiring bola ke segala penjuru dalam lapangan permainan.

2. Teknik Permainan Bola Basket
Bola basket termasuk jenis permainan yang kompleks gerakannya. Artinya gerakannya terdiri dari gabungan unsur-unsur gerak yang terkoordinir rapi, sehingga bermain dengan baik. Tujuan permainan bola basket memasukkan bola ke keranjang lawan dan menjaga keranjang sendiri agar tidak kemasukkan bola. Untuk dapat memainkan bola dengan baik perlu melakukan teknik gerakan dengan baik.
Pada dasarnya, gerakan yang efesien adalah gerakan yang benar tanpa kehilangan tenaga yang sia-sia. Dengan demikian semua gerakan efesien adalah gerakan yang mengeluarkan tenaga sedikit mungkin,akan tetapi menghasilkan kerja yang besar. Pada permainan bola basket, gerakan yang efektif dan efesien perlu didasarkan pada penguasaan teknik dasar yang baik.

Teknik dasar permainan bola basket antara lain:
a. Teknik melempar dan menangkap bola
Pada umumnya operan dapat dilakukan dengan cepat, keras tetapi tidak liar, sehingga dapat dikuasai. Operan dapat dilakukan secara lunak, tetapi akan tergantung pada situasi keseluruhan, yaitu kedudukan situasi teman, timing, dan taktik yang digunakan. Memberikan operan tidaklah semudah yang diduga, karena kerasnya lemparan,terlalu mudah atau terlalu tinggi operan akan menyulitkan teman untuk menerima bola.
Untuk dapat melakukan operan dengan baik dalam berbagai situasi harus menguasai bermacam-macam teknik dasar melempar dan menangkap bola dengan baik. Teknik dasar melempar (passing) dalam permainan bola basket :
1) Dengan dua tangan:
a) Melempar dari depan dada (chest pass)
b) Melempar dari atas kepala (overhand pass)
c) Melempar dari bawah (underhand pass)
2) Dengan satu tangan:
a) Melempar dari samping (baseball pass)
b) Melempar kaitan (hook pass)

b. Teknik Menggiring Bola
Menggiring bola adalah salah satu cara yang diperbolehkan oleh peraturan untuk membawa lari bola ke segala arah. Seseorang pemain boleh membawa bola lebih dari satu langkah, asal bola sambil dipantulkan baik dengan berjalan maupun berlari. Menggiring bola merupakan suatu usaha untuk membawa bola menuju ke depan/ke lapangan lawan.
Cara menggiring bola yang dibenarkan adalah dengan satu tangan (kiri/kanan). Kegunaan menggiring bola adalah untuk mencari peluang serangan,menerobos pertahanan lawan, dan memperlambat tempo permainan.
Bentuk-bentuk menggiring bola adalah:
1) Menggiring bola tinggi (untuk kecepatan)
2) Menggiring bola rendah (untuk mengontrol atau menguasai, terutama dengan pemain lawan dalam menerobos pertahanan lawan)
3) Menggiring campuran menurut kebutuhan. Perubahan dari menggiring tinggi rendah atau sebaliknya sangat dibutuhkan untuk gerakan tiba-tiba.

3. Bentuk Lapangan, ukuran dan bola
1. Bentuk lapangan persegi panjang.
2. Dengan panjang 26 meter, dan lebar 14 meter.
3. Diameter lingkaran tengah 3,6 meter dengan jari-jari 1,8meter.
4. Lebar garis batas 5 cm.
5. Garis batas tembakan hukuman 5,8 meter dari garis belakang.
6. Jarak garis batas lingkaran untuk tembakan tiga poin adalah 6,25 meter dari titik tengah ring.
7. Ukuran papan pantul: panjang 180 cm, dan lebar 120 cm.
8. Gasris tengah lingkaran ring basket 45 cm.
9. Panjang jaring pada lingkaran ring basket 40 cm.
10. Tinggi ring 2,5 meter dari lantai.
11. Bola basket:
a. Bola terbuat dari kulit, karet atau bahan sintesis lainnya.
b. Bola itu harus dipompa dan bila dipantulkan pada ketinggian 1,80 meter, dan harus memantul 1,40meter.
c. Jalur bola tidak boleh lebih dari 0,635 cm.
d. Lingkaran bola 74,9cm-78 cm.
e. Berat bola 567-650 gram.

Pemain, Pemain Pengganti, dan Pelatih
1. Regu, tiap regu terdiri dari:
a. Tidak lebih dari 10 orang anggota regu yang memenuhi syarat untuk bermain 2x20 menit.
b. Tidak lebih dari 12 anggota regu yang memenuhi syarat untuk bermain 2x20 menit atau untuk turnamen dimana dalam setiap regu harus bermain lebih dari 3 pertandingan.
c. Terdapat seorang pelatih dan asisten pelatih.
d. Seorang kapten diambil dari salah seorang anggota regu yang memenuhi syarat untuk bermain.

2. Pemain dan Cadangan (pengganti)
a. Lima orang dari setiap regu berada di dalam lapangan selama pertandingan dan dapat diadakan pergantian pemain sesuai dengan ketentuan yang ada.
b. Seragam para pemain terdiri: baju kaos dan celana pendek berwarna sama, baik bagian depan maupun bagian belakang (bergaris-garis tidak dibolehkan).
c. Setiap pemain harus diberi nomor yang berukuran ± 20 cm pada bagian depan dan belakang baju kaos.

Ketentuan tentang waktu
Waktu pertandingan (playing time)
1. Masa (waktu) suatu pertandingan yaitu 2x20 menit atau 4x12 menit.
2. Masa istirahat diantara babak berlangsung selama 10 menit atau 15 menit.

Time-out yang diberikan
Time-out harus diberikan berdasarkan ketentuan sebagai berikut:
1. Untuk pertandingan dengan waktu 2x20 menit, 2 kali kesempatan time-out untuk setiap regu selama babak pertama pertandingan berlangsung, 3 kali kesempatan time out untuk setiap regu selama babak kedua pertandingan berlangsung dan 1 kali time-out setiap babak tambahan.
2. Untuk pertandingan 4x12 menit, 3 kali kesempatan time-out diberikan pada tiap-tiap babak (dua periode) selama permainan berlangsung dan 1 kali time-out untuk tiap babak tambahan.

Gambar Lapangan Basket


Oke Guys, sampai ketemu di postingan berikutnya.
Salam Olahraga, Salam Kacamata Besar.

  Kunjungi Youtube Channel Saya: @SUPERIBENZ

Friday, July 21, 2017

Permainan Dodge Ball atau Bola Beracun yang dimodifikasi

by
Hai People's, salam olahraga, salam Kacamata Besar. Kali ini saya akan memposting sebuah permainan yang sangat seru namun masih jarang sekali dimainkan. Permainan ini dikenal dengan nama Dodge Ball. Kalo sobat pernah nonton film anak Upin dan Ipin, film tersebut pernah menayangkan cerita tentang Upin Ipin dan kawan kawan bermain bola beracun melawan tim Taman Kanak kanak tetangganya.

 Serial Upin Ipin bermain bola beracun


Dodgeball adalah suatu olahraga tim yang dimainkan dengan melemparkan bola karet ke lawan. Ada tiga sistem permainan yang berbeda untuk menentukan pemenang, yaitu sistem eliminasi, sistem waktu, dan sistem skor. Pada sistem eliminasi, tim pemenang adalah tim pertama yang berhasil mengeliminasi seluruh anggota tim lawan. Sementara itu, sistem waktu menggunakan waktu sebagai pembatas permainan dan tim dengan jumlah pemain terbanyak yang masih bertahan adalah pemenangnya. Dalam sistem skor, penghitungan nilai dilakukan pada akhir pertandingan dengan melihat jumlah pemain yang masih berada di dalam lapangan.
Masing-masing tim Dodgeball terdiri dari 6-10 pemain yang dibagi ke dalam dua bagian lapangan (seukuran lapangan Voli) yang berbeda. Pemain tidak diperbolehkan menyeberang ke daerah lawan.Tim lawan yang terkena lemparan bola harus keluar, namun bila bola berhasil ditangkap maka si pelempar bola harus keluar lapangan. Permainan ini mengundang kontroversi karena berkaitan dengan intimidasi murid sekolah. Beberapa pihak berpandangan bahwa dodgeball memberikan kesempatan untuk melempar bola sekeras mungkin untuk melukai anak-anak yang tidak pandai berolahraga. Oleh karena itu, beberapa sekolah di AS melarang permainan ini di lingkungan sekolahnya.

 Tehnik melempar bola

Namun sebagai guru olahraga, tentunya permainan ini masih bisa dimainkan dengan sedikit memodifikasi peraturan dan cara bermainnya. Berdasarkan pengalaman saya mengajar di SMAN 1 Rambutan Kec. Rambutan Kab. Banyuasin Sumatera Selatan, setelah dimodifikasi hasilnya murid saya merasa senang dan banyak sekali mengeluarkan keringat. meskipun mereka merasakan kelelahan karena menghindari lemparan lawannya, namun murid-murid saya malah ingin nambah bermain lagi ( penasaran mungkin ya hehe apalagi tim yang kalah).

Oke guys, sekarang saya akan jelaskan cara bermain dan peraturan bermain Dodge Ball yang sudah dimodifikasi.

Peraturan, Cara Bermain dan Alat :
  1. Terbagi menjadi 2 tim masing-masing 10 orang (bisa dikurangi atau ditambah yang penting jumlahnya kedua tim sama)
  2. Menggunakan lapangan voli tanpa net dan tanpa garis serang atau buat ukuran lapangan seukuran lapangan voli tanpa garis serang.
  3. Menggunakan hanya satu bola voli atau bola karet lainnya seukuran bola voli.
  4. Lama permainan 3x10 menit. Tiap babak dibatasi 10 menit.
  5. Permainan dipimpin oleh satu orang sebagai wasit utama, 4 orang sebagai wasit sudut. Wasit utama bertugas mengambil keputusan dibantu pengamatan wasit sudut. Wasit sudut bertugas mengawasi lemparan, batas garis.
  6. Permainan dimulai dengan koin tos oleh masing-masing kapten tim. Tim yang menang koin tos berhak menentukan tempat atau pemegang bola pertama.
  7. Tiap tim menempatkan masing-masing satu orang di area luar. Pemain ini bebas berlari mengelilingi lapangan tapi tidak boleh masuk kedalam lapangan begitu pula 9 orang pemain yang didalam lapangan tidak boleh keluar garis lapangan.
  8. Tiap tim bertugas melemparkan bola ke lawan namun hanya mengarah ke bagian lutut kebawah dan tidak boleh dengan sengaja melempar bagian lutut keatas. (wasit sudut bertugas mengawasi situasi ini)
  9. Jika pemain terkena bagian lutut keatas maka pemain tersebut dinyatakan On dan tetap melanjutkan permainan di dalam lapangan.
  10. Pemain yang berada di dalam boleh mengumpan kepada rekan satu tim baik yang berada didalam lapangan maupun yang berada diluar lapangan begitu pula sebaliknya.
  11. Pemain tidak boleh menyeberangi garis tengah pembatas dan tidak boleh keluar dari lapangan bagi pemain dalam lapangan begitu pula sebaliknya.
  12. Pemain tidak boleh mengambil bola di wilayah tim lawan ataupun bola yang berada diluar walaupun bisa digapai begitu pula sebaliknya pemain yang berada diluar tidak boleh mengambil bola yang masih berada di dalam lapangan.
  13. Jika pemain dengan sengaja melempar ke arah badan atau kepala maka pemain tersebut tidak diperbolehkan bermain atau dikeluarkan dari permainan tanpa adanya pemain pengganti.
  14. Jika salah satu pemain terkena lemparan atau tidak sengaja tersentuh bola bagian lutut kebawah,maka pemain tersebut harus berada diluar lapangan tetapi dia tetap boleh ikut membantu penyerangan dari luar lapangan. 
  15. Pemain yang sedang diserang diperbolehkan menangkap bola tersebut yang dilemparkan kepadanya atau boleh juga menghindari jangan sampai tersentuh bagian lutut kebawah.
  16. Tim yang berhasil menyisakan hanya satu pemain lawan di dalam lapangan walaupun waktu 10 menit belum berakhir maka tim tersebut dinyatakan menang 1 angka.
  17. Jika dalam waktu 10 menit masing-masing tim belum bisa menyisakan satu pemain lawan, maka wasit utama akan menghitung jumlah pemain yang paling banyak bertahan di dalam lapangan maka tim tersebut dinyatakan menang 1 angka.
  18. Jika dalam waktu 10 menit jumlah pemain masih sama yang bertahan di dalam lapangan, maka wasit memberikan extra time atau tambahan waktu sampai ada tim yang berhasil mengeluarkan satu saja pemain lawan.
  19. Bagi tim yang sudah menang 2 babak berturut turut maka tidak perlu melanjutkan babak ke-tiga karena sudah menang 2-0.
  20. Tiap babak selesai maka diadakan pertukaran tempat masing-masing tim.
Nah lumayan seru bukan permainan ini setelah dimodifikasi? Silahkan people's mempraktikannya di sekolah tempat anda melakukan kegiatan belajar mengajar atau bahkan bisa dipertandingkan di kegiatan-kegiatan luar sekolah misalnya acara Hari Kemerdekaan 17 Agustus-an atau acara-acara lainnya.
Semoga bermanfaat, salam olahraga, salam Kacamata Besar.

Follow my Instagram : @Super_Ibenz



Wednesday, July 19, 2017

Memilih Jurusan Kuliah yang Tepat

by




Cara Memilih Jurusan Kuliah yang Tepat agar Tidak Salah Mengambil Jurusan


setelah lulus SMA/SMK, apakah anda ingin kuliah atau masuk ke perguruan tinggi dan ingin mendaftarkan diri dibangku kuliah, sebelumnya lebih baik anda mempertimbangkannya dengan mantap jurusan kuliah yang akan anda ambil.
Kebanyakan saat ini lulusan SMA/SMK/MA memilih jurusan yang mereka kira elite tanpa memperhitungkan hal-hal yang bisa saja terjadi. Untuk anda yang mempunyai rencana meneruskan studi pendidikan atau kuliah ke perguruan tinggi, lebih dahulu sebaiknya harus sudah mempersiapkan jurusan yang akan dipilih nantinya.
Sebagian orang sering menemui masalah saat memutuskan jurusan apa yang akan dipilih dan tempat perguruan tinggi mana yang akan mereka pilih sebab beberapa orang tersebut masih belum mengenal lebih jauh bakat mereka dan di mana minat mereka.
Kekeliruan di dalam menetapkan jurusan dapat berakibat banyak hal. Tidak sedikit kan pada saat ini bila orang tidak atau bahkan belum memantapkan pilihan pada jurusan yang cocok dengan potensinya, mereka sering kali hanya ikut-ikutan, menuruti kemauan orang tua ataupun hanya berkeinginan satu jurusan dengan kekasihnya. Hehehe...
Hal yang harusnya anda tahu sebelum memilih jurusan yang akan anda pilih adalah, anda harus memantapkan hati pada jurusan yang cocok dengan kepribadian, minat, bakat serta yang terpenting sesuai dengan potensi yang anda miliki. Dalam kesempatan kali ini saya akan mengulas tentang 6 cara memilih jurusan kuliah yang tepat dan sesuai dengan potensi. Check it out !!

Berikut beberapa cara memilih jurusan kuliah yang tepat dan sesuai dengan potensi anda:

1. Sesuaikan dengan Minat dan Potensi Anda

Faktor yang utama dalam menentukan jurusan yang pas adalah anda harus menyesuaikan jurusan yang ingin anda masuki dengan minat dan potensi anda, bila anda bisa menyesuaikan dengan minat dan potensi yang anda miliki tentunya anda akan menyukai banyak mata kuliah yang nantinya diajarkan di perguruan tinggi tersebut.
Selain sanggup untuk dapat menumbuhkan minat dan potensi anda, untuk terjadi kejenuhan di saat berlangsungnya kuliah pun bisa diminimalisir. Ingat kembali di saat anda masih di SMA/SMK maupun MA, nilai mata pelajaran mana yang memperoleh nilai paling tinggi. Mata pelajaran tersebut bisa dijadikan patokan untuk menentukan atau mengembangkan minat dan potensi anda.

2. Mengambil Jurusan Sesuai dengan Keinginan maupun Profesi Masa Mendatang

Coba anda bayangkan keinginan maupun profesi yang mau anda dapatkan di masa depan? Biasanya kalau mengambil jurusan sesuai dengan keinginan maupun profesi yang ingin kamu dapatkan di masa depan, kita akan berusaha dengan sungguh-sungguh saat dalam menjalani kegiatan perkuliahan demi menggapai keinginan dan profesi yang diimpi-impikan di masa depan.
Jangan anda sampai salah mengambil jurusan, jika ingin menjadi seorang konsultan psikologi tapi malah mengambilnya dunia sastra. Dan ingin menjadi dokter tapi malah mengambil jurusan pertanian. Yang terpenting anda harus mengedepankan minat, keinginan  dan bakat yang anda miliki terlebih dahulu.
Jika anda masih belum mantap untuk mengambil jurusan yang sesuai dengan bakat dan minat anda, mungkin anda bisa mencoba mempertimbangkannya dengan hobi anda untuk menentukan jurusan apa yang anda pilih nantinya.
Jika anda menyukai dunia penulisan anda dapat memilih jurusan jurnalistik dan jika anda semasa SMA/SMK/MA masuk dalam jurusan IPA dan anda justru menyukai dunia IT gemar membaca buku mengenai pemrograman maupun buku serupa yang menyangkut dengan dunia IT maka tidak ada salahnya anda bisa memilih jurusan informatika.

3. Cari Informasi Akurat Mengenai Jurusan yang Akan Diambil

Sebelum memulai masuk dunia perkuliahan sebaiknya anda mencari informasi sebelumnya mengenai jurusan yang ingin anda ambil, kualitas dari jurusan yang akan anda pilih, akreditasi dari jurusan, besar biaya perkuliahan komunitas di kampus prospek lulusanya dan informasi lainnya karena hal ini juga menentukan.
Mencari informasi tentang kesempatan peluang kerja atau potensi karir masa depan dari jurusan yang akan diambil juga dibutuhkan. Prediksi juga apakah setelah kuliah selesai anda akan segera mendapat pekerjaan. Jika tidak ada potensi adanya karir atau pekerjaan di masa depan atau masih meragukan lebih baiknya untuk mencoba lagi mencari jurusan yang lain.

4. Memilih Jurusan Jangan Cuma Ikut-ikutan

Memilih jurusan jangan hanya ikut-ikutan teman ataupun hanya menuruti  perintah orang tua. Karena hal tersebut akan menimbulkan dampak negatif jika memang anda tidak merasakan kenyamanan pada jurusan tersebut.
Bisa jadi dampaknya anda justru tidak mengerti isi materi yang diajarkan selama perkuliahan, anda bisa saja merasakan kejenuhan untuk kuliah dan akhirnya pun memutuskan untuk tidak masuk kuliah.
Dan akhirnya bukan hanya dirimu saja yang merasa rugi akan tetapi juga orang tuamu. Meraka juga akan merasakan kekecewaan karena dirimu telah gagal, kalau memang keinginan anda tidak sama dengan apa yang diinginkan oleh orang tua anda, akibat buruk dari memaksakan kehendak untuk kuliah di jurusan yang memang tidak anda minati.

5. Carilah Alternatif Jurusan

Di saat mencari jurusan jangan sampai anda hanya mengandalkan satu jurusan saja. Iya jika anda diterima pada jurusan tersebut, kalau tidak? Anda bisa jadi malah tidak jadi masuk ke perguruan tinggi atau kuliah. Jadi sangat dianjurkan untuk memilih jurusan lain yang dapat dijadikan sebagai alternatif.

Itulah bagaimana cara memilih jurusan kuliah yang tepat sesuai minat dan potensi diri. Pastikan untuk memilih jurusan yang benar-benar tepat dengan cara-cara di atas, agar kuliah anda nantinya terasa menyenangkan dan dapat menimbulkan motivasi dalam diri andadan juga potensi diri dapat berkembang.
Sekian semoga bermanfaat.

Contoh Spanduk Jual Pulsa, Jajanan, Rental PS2 dan Percetakan

by
Hai sobat, kali ini saya ingin membagikan contoh desain spanduk untuk jual pulsa, jajanan, rental PS2 maupun percetakan. Untuk materi desain saya kali ini menggunakan latar belakang Superman dan gambar gambar lain yang bisa kalian unduh di mbah google. 

Lirik dan Kunci Gitar Lingkar Semu - Journey Of Teacher

by




Lingkar Semu Journey Of Teacher
Cipt. Ibenz 

Intro : 
A B C#m
A B E

 A                             B

Pernahkah kau bayangkan
 C#m                          F#m
Cinta yang mulai tumbuh ini
A                                    B
Terangkum dalam lingkar semu
 A                            B
Pernahkah kau rasakan
 C#m                              F#m
Rindu yang menusuk jantungku
A                                B
Ku ingin bertemu ragamu
 A                                  B
Ku ingin memeluk erat nyatamu

Reff :  
E                  A          B                 E
Ketika mimpi ini berada satu garis lurus
C#m              F#m   A                 B    E    B
dengan kenyataan, Aku Mencintaimu
E                 A           B               E
Ketika jarak ini memisahkan dua hati
C#m                  F#m    A          B        E
Aku tak sanggup untuk menahan rinduku

Interlude :
A B C#m
A B C#

F#m              B            C#        F#m
Ketika mimpi ini berada satu garis lurus
D#m               G#  B         C#    F#   C#
dengan kenyataan, Aku Mencintaimu
F#m            B             C#         F#m
Ketika jarak ini memisahkan dua hati
D#m                  G#        B          C#     F#m
Aku tak sanggup untuk menahan rinduku
 B             C#       D#m
Menahan sayangku
 B            C#     B     Bm      F#m
Aku mencintaimu


Download Lagu Lingkar Semu Journey Of Teacher : https://www.reverbnation.com/JOTpalembang





Lirik dan Kunci Gitar Percayalah Sayang - Journey Of Teacher

by



Percayalah Sayang Journey Of Teacher

Cipt. Ibenz


Intro : A  D  E  A

A                             Bm
Mungkin dari sekian cerita cintaku
E                                          A
Tak banyak kebahagiaan yang kurasakan
Fm     F#m                   Bm        E D  E                       
Sampai akhirnya ku mengenalmu
     A                               Bm
*) Memang terlalu singkat untuk kau percaya
E                                     A
Akan cinta yang mulai kuhadirkan untukmu
Fm        F#m          Bm                       Dm  E
Namun percayalah sayang ini sesungguhnya

Reff : 
A                                          F#m
Berjanjilah bukan untuk tak saling mengecewakan
Bm                               E
Namun berjanjilah kita tetap bersama
C#m                           F#m
meski kita merasa terluka
           Bm                      E  D  E        
karena itu rasa cinta sesungguhnya

Back to *)

Interlude : 

F G A
F G A
D E C#m F#m Bm E D E 

Back To Reff


Download Link Journey Of Teacher https://www.reverbnation.com/JOTpalembang

Top Ad 728x90